KDM Prihatin atas Dugaan Kekerasan Terhadap Pekerja Sirkus di Taman Safari

Pemerintahan1286 Dilihat

Kota Bandung, sekilasbandungraya.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan keprihatinan mendalam terkait dugaan kekerasan dan penganiayaan yang dialami oleh sejumlah pekerja sirkus di Taman Safari. Ia menegaskan Pemda Provinsi Jawa Barat tidak akan mentoleransi tindakan yang melanggar hak asasi dan mencederai nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami menyampaikan rasa simpati yang tinggi terhadap dugaan kekerasan terhadap para pegawai, khususnya pekerja sirkus di Taman Safari,” ujar KDM – sapaan akrab Dedi Mulyadi, Selasa (22/4/2025).

Ia berharap peristiwa tersebut dapat diusut tuntas, baik dari sisi hukum pidana maupun ketenagakerjaan. “Jika ada unsur pidana, proses hukum harus berjalan. Jika ada pelanggaran undang-undang ketenagakerjaan, itu pun harus ditindak sesuai aturan,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkot Bandung Canangkan Lokasi Program P2WKSS dan KRPPA Tahun 2025

KDM juga mengapresiasi langkah berbagai pihak yang telah melakukan klarifikasi atas kasus ini, termasuk jajaran pengacara dan Komisi III DPR RI. Menurutnya, kolaborasi lintas pihak menjadi kunci untuk memberikan keadilan kepada korban.

“Kami ingin para korban bisa hidup dengan tenang, mendapat pemulihan psikologis, dan bekerja di tempat yang lebih layak dan manusiawi,” ucapnya.

Sebagai bentuk kepedulian, KDM menyatakan akan menemui langsung keluarga korban dan pihak manajemen Taman Safari untuk menggali keterangan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Baca Juga  Satgas PPR-PBG-PB Kabupaten Bandung Segera Tindak Pelanggar Tata Ruang dan Bangunan Gedung

Ia menekankan pentingnya menciptakan Jawa Barat yang harmonis, bebas dari kekerasan, dan menjunjung tinggi martabat setiap insan.

“Tidak boleh ada peristiwa yang merampas rasa aman dan kesejahteraan warga Jawa Barat,” pungkasnya.