Kurangi Sampah, Solusi Bukan Polusi, MOTAH-11 Siap Beroperasi Di Wilayah Sektor 6 CH

TNI Polri98896 Dilihat

Kab Bandung, sekilasbandungraya.com – Kurangi volume sampah bantu pemerintah dalam mengaatasi sampah yang ada di wilayah MOTAH-11 hadir sebagai solusi alternatif penuntasan sampah habis di tempat.

Demontrasi MOTAH Kepada Instansi dan para pelaku usaha di wilayah Sektor 6 dilakukan oleh Tim MOTAH yang bekerja sama dengan Satgas Citarum Harum Sektor 6 dibawah pimpinnan Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto dan DLH Kabupaten Bandung bertempat di TPST Swadaya masyarakat Oxbow Bojongsoang. Rabu, 23 Oktober 2024.

Pada kesempatannya, Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto, menyampaikan, kehadiran satu mesin yang berteknologi tinggi tetapi tidak merepotkan untuk menyelesaikan permasalahan sampah bisa hadir di tengah-tengah kita. Dapat memaksimalkan pengelolaan sampah, baik di hulu maupun hilir, demi mengurangi volume sampah mengantisipasi darurat sampah yang diakibatkan bakal ditutupnya TPA Sarimukti.

“MOTAH yang hadir di Sektor 6 satgas Citarum Harum ini yang merupakan pengadaan dari Kodam III/Siliwangi salah satu upaya untuk menjadi solusi menyelesaikan permasalahan sampah di DAS Citarum yang tanpa polusi,” ucapnya.

Dilanjutkannya, seperti kita ketahui 1750 ton sampah perhari masuk ke TPA Sarimukti, dan pada tanggal 28 Nopember 2024 diperkirakan TPA Sarimukti akan berhenti melayani penerimaan sampah dikarenakan dari wilayah Bandung Raya overload, untuk Kab. Bandung dari sebelumnya 70 Ritasi perhari saat ini di kurangi menjadi 40 Ritasi sehingga ada sekitar 30 Ritasi atau 90 Ton per hari yang harus di selesaikan di sumbernya.

“Disinilah MOTAH hadir memberi solusi dengan kemampuan pembakaran sampah residu sebanyak 10 ton/hari, berarti sudah bisa mengurangi beban sampah yang berada di Kab. Bandung, Selain keberadaan MOTAH, di Sektor 6 sendiri sudah memiliki inovasi penyelesaian sampah food waste dengan membuat kompos dan budidaya maggot yang mana hasil panen maggot itu sendiri kami manfaatkan sebagai pakan peliharaan ternak ikan lele, ayam, bebek dan entok yang merupakan sumber makanan berprotein tinggi untuk manusia,” jelasnya.

Pihaknya juga menyebutkan, perlu diketahui untuk semua masyarakat, bahwa kami Sektor 6 berupaya menciptakan Inovasi guna penanganan sampah terpadu, dalam hal ini Zero Waste, karena hasil dari residu pembakarannya juga kita manfaatkan sebagai bahan campuran paving blok, yang hasil dari paving blok juga sudah melalui uji laboratorium di Dinas PUTR Kab. Bandung dengan hasil masuk kategori K 250, yang layak untuk jogging track dan jalan gang untuk dilintasi kendaraan roda dua.

“Ayo kita mulai untuk menyelesaikan sampah dari sumbernya dengan bijak, tanpa mencemari lingkungan juga tanpa polusi,” jelasnya.

Sementara Kabid Kebersihan DLH Kab. Bandung mengatakan, Perusahaan, perumahaan wajib menyelesaikan permasalahan samlah di tempatnya atau dikerjasamakan.

Hal senada juga diungkapkapkan Camat Baleendah Drs. Eef Syarifudin Hidayarullah, M.Si, semoga MOTAH yang hadir di Sektor 6 Citarum Harum, permasalahan sampah di Kabupaten Bandung dapat berkurang dan teratasi.

GM PT. Hierrotama Indojaya Ibu Rezeky MR, MOTAH ini tanpa menggunakan bahan bakar, tanpa listrik, cukup dengan pematik, bahan bakarnya adalah sampah itu sendiri.