Sub 2 Sektor 22 Citarum Harum Angkat Sampah Di Anak Sungau Kalimalang

TNI Polri714 Dilihat

Sekilasbandungraya.com – Bandung | Sektor 22 Citarum Harum Sub 2 karya bakti bersama unsur kewilayahan di anak sungai kalimalang dengan melakukan pengangkatan sampah yang menyumbat aliran sungai.

Karya bakti dilakukan dengan mengangkat sampah luar yang ada di wilayah perbatasan Kota Bandung dan Cimahi sebagai bentuk pemeliharaan daerah aliran sungai.

Pembersihan daerah aliran sungai (DAS) oleh Satgas Citarum Harum merupakan tindakan rutin dikeseharian satgas, sebagai bentuk pembenahan dan pemeliharaan sungai, supaya keberadaannya menjadi bersih tidak tercemar juga aliran sungai menjadi lancar.

Dansub 2 Peltu Aris Santoso mengatakan, kerja bakti pengangkatan penumpukan sampah liar di anak Sungai Kalimalang di perbatasan Kota Bandung dan Cimahi.

“Kita lakukan pengangkatan sampah liar ini agar tidak mengganggu aliran sungai”. Katanya. selasa (4/Juni/2024)

Menurutnya, Kegiatan yang dilakukan secara gotong royong ini, dengan dukungan warga setempat guna menjaga kebersihan lingkungan sehingga berdampak bagi kesehatan.

“Kegiatan ini sebagai langkah dan upaya kita terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan hingga berdampak baik bagi kesehatan masyarakat sekitarnya”. Tutur dia.

Dalam pelaksanaan kerja bakti, satgas dan Gober kewilayahan terlihat bersemangat dalam bekerja, ini merupakan wujud peduli kami terhadap masyarakat sehingga bisa menciptakan solidaritas dan bersinergi antara Satgas Citarum Harum dangan kewilayahan.

“ Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, akan lebih memberikan semangat warga untuk semakin peduli akan pentingnya gotong-royong dalam kebersihan lingkungan”. Tuturnya.

Selain membersihkan lingkungan, Satgas juga memberikan edukasi dalam upaya melestarikan aliran Sungai dalam bentuk Sosialisasi langsung kepada masyarakat.

“Sosialisasi ini mengingatkan kepada masyarakat, untuk bersama-sama mengembalikan keasrian sungai Citarum seperti dulu dan bagaimana tugas Satgas Citarum untuk memulihkan kembali sungai Citarum”. Pungkasnya.