Pastikan Tidak Ada Kebocoran, Sektor 7 Citarum Harum Gencar Pengawasan Ipal Pabrik Tekstil

TNI Polri1024 Dilihat

Kab Bandung, sekilasbandungraya.com – Sektor 7 Citarum Harum gencarkan pengawasan Ipal PT Atritex yang berada di Jl. Cisirung No.173, Cangkuang Wetan, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, guna memastikan tidak ada kebocoran yang berpotensi menjadi penyebab tercemarnya aliran sungai akibat limbah. Rabu, 8 Mei 2024.

Terpantau Komandan Sektor 7 Citarum Harum Kolonel Mulyono Hari Santoso bersama Staf Posko Utama dan didampingi perwakilan perusahaan, berdiskusi perihal kelengkapan admistrasi dilanjutkan dengan pengontrolan ke area Ipal.

Sebelumnya Satgas Sektor 7 Citarum Harum pernah mendatangi perusahaan tersebut, dan dari hasil yang di dapat perusahaan ini sudah cukup baik mengelola Ipal nya, Ph nya sesuai sudah baik, suhu pun aman warna air serta lainnya sudah memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah.

Namun demi menjaga akan adanya kebocoran dalam pengolahan limbah maka Satgas Sektor 7 Citarum Harum bergerak secara rutin untuk melaksanakan pengawasan dan pengecekan, agar dalam menjalankan Perpres No 15 Tahun 2018 dapat terwujud dengan baik.

Komandan Sektor 7 menyebutkan, dari apa yang kami lakukan pengecekan di lokasi hasil yang kami dapat perusahaan ini sudah cukup baik mengelola Ipal nya, Ph nya sesuai sudah baik, suhu pun aman warna air serta lainnya sudah memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah.

Namun walau demikian, tidak serta merta kami melepas pengawasan, terkadang Satgas juga suka kecolongan dengan para pelaku usaha industri yang dengan sengaja membuang limbahnya ke aliran sungai,” ucap Dansektor.

Akan tetapi, lanjut Mulyono, kami berusaha semaksimal mungkin, mengajak dan menghimbau kepada para pelaku usaha industri untuk bisa bersama-sama menjaga lingkungan serta keseimbangan ekosistem yang ada terutama di aliran sungai, agar ada kehidupan di aliran sungai.

“Jika airnya tercemar, sudah pasti ekosistemnya pun akan mati, maka dari itu kehadiran kami ke perusahaan bukan untuk menakut-nakuti melainkan untuk mengajak agar semuanya bisa berperan serta aktif mensukseskan program Citarum Harum,” pungkas Dansektor***