Pencegahan Pencemaran, Sektor 22 Citarum Harum Bareng Dinas Kerahkan 19 Dump Truk Angkut Sampah Pasar

TNI Polri2505 Dilihat

Bandung, sekilasbandungraya.com – Dalam rangka pencegahan terjadinya pencemaran yang diakibatkan sampah pasar induk Gedebage, Sektor 22 Citarum Harum bekerjasama dengan DLH, Paguyuban pasar induk Gedebage, laksanakan Operasi Bersih (Opsih) pengangkutan sampah. Minggu 17 Maret 2024.

Pada aksi opsih tersebut setidaknya 19 unit dump truck dikerahkan sekitar 250 m³ sampah yang ada di pasar induk Gedebage diangkat dan diangkut, serta pengerukannya didukung menggunakan Alber, sehingga pengerjaan bisa lebih efisiensi waktu.

Sampah pasar tentunya akan menjadi satu masalah bila mana tidak dikelola dan diatasi dengan baik, terlebih pada saat turun hujan, karena bisa kita ketahui bahwa area pasar Gedebage merupakan titik genangan cukup tinggi pada musim penghujan.

Baca Juga  Lanud Husein Sastranegara Dukung Operasi Modifikasi Cuaca untuk Mitigasi Kekeringan di Jabar

Untuk mengantisipasi itu semua, dengan cepat Sub 07 Sektor 22 Citarum Harum yang dipimpin oleh Serma Abdulloh Fauzi bersama DLH dan unsur wilayah segera mengatasi terlebih dahulu sampah yang ada, sehingga saat hujan walau banjir, sampah pasar sudah tidak lagi terbawa arus dan masuk ke aliran sungai.

Saat dikonfirmasi, Serma Abdulloh mengatakan, pengangkatan sampah pasar ini bukan lagi hal baru bagi kami, memang sudah menjadi rutinitas kolaborasi kami dengan Pemerintah Kota Bandung dalam mengatasi sampah dan antisipasi banjir pada aliran sungai.

Baca Juga  Sub 2 Sektor 22 Citarum Harum: Kelola Sampah Dengan Bijak

“Terlebih area pasar yang begitu dikenal dengan banjir dan sampah pasarnya, harus benar-benar menjadi perhatian khusus dalam penanganannya, jangan sampai kejadian serupa sampah sampai menghiasi ruas jalan utama Soekarno Hatta terjadi kembali,” ucap Abdulloh.

Dilanjutkannya, kami di sini berusaha sebisa kami, namun bukan berarti kami tidak memberikan himbauan atau arahan kepada para pedagang dan pengelola pasar, tetap kami lakukan yang tujuannya adalah bahwa sampah yang ada dapat dijadikan tanggungjawab bersama dalam mengatasinya.

“Berharap dari apa yang kami laksanakan, semoga kedepan bukan hanya kami saja yang mengatasi dan mengantisipasi, namun semua elemen, baik pedagang dan pengelola bisa sama-sama berkolaborasi dalam mengatasi permasalahan sampah yang ada di pasar induk Gedebage,” tandasnya***