Sektor 22 Citarum Harum Karbak Gabungan Angkat Lebih 9 Kubik Sampah

TNI Polri2717 Dilihat

Bandung, sekilasbandungraya.com – Mitigasi banjir yang ada di sekitar pasar Induk Gedebage Bandung, Sektor 22 Citarum Harum Sub 07 terus tingkatkan kolaborasi dalam mengurangi risiko bencana dengan mengalakkan karya bakti gabungan pembersihan.

Diketahui bahwa drainase yang berada di sekitaran Pasar Induk Gedebage bermuara langsung ke sungai Cipamulihan yang berada di wilayah Mekar Mulya, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung.

Sampah yang terkumpul

Pada pelaksaannya sebanyak 71 personil gabungan di turunkan dari Satgas Citarum Harum Sektor 22, Yonzipur 9/LLB, DLHK, UPT DAS, PasGober Mekar Mulya, PHL Pasar Induk Gedebage dan di bantu dengan 1 unit truk angkut sampah, dan 2 kendaraan bak roda tiga (Triseda) serta perlengkapan lainnya seperti cangkul, gacok dan karung sampah.

Baca Juga  Sub 4 Sektor 5 Laksanakan Komunikasi Sosial Sosialisasikan Program Citarum Harum Kepada Warga

Lebih dari 9 kubik sampah berhasil di angkat dan langsung di angkut menggunakan truk serta di distribusikan langsung ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir Sarimukti yang berada di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Pengangkutan sampah

Pada kesempatannya Sabtu 24 Februari 2024, Komandan Sub 07 Sektor 22 Citarum Harum Serma Abulloh Fauzi mengatakan, giat kolaborasi ini sebagai salah satu langkah mengurangi banjir yang kerap terjadi di sekitaran Pasar Induk Gedebage.

“Harapannya, dengan kolaborasi ini, apa yang kerap terjadi di area pasar setidaknya terminimalisir dan mengurangi dampak yang terjadi, serta jika sampah yang ada tidak segera di angkut akan berakibat buruk juga pada kesehatan manusia,” harap Abdulloh.

Baca Juga  Kodim 0608/Cianjur Rampungkan Kesiapan Dalam Rangka Sail dan Touring Sekeseler Siliwangi
Hasil pembersihan

PR kami kedepan, lanjut Abdulloh, merubah mindset agar warga bisa lebih sadar akan bahayanya sampah jika tidak di kelola dengan benar, terlebih jika ada di saluran air, tidak mengandalkan sektoral melainkan dengan sadar dapat membersihkan secara mandiri.

“Permasalahan ini merupakan tradisi klasik, yang dimana setiap musim penghujan, wilayah pasar kerap digenangi air, sampah sampahnya pun tumpah ke jalan utama, semoga upaya kami senantiasa membuahkan hasil dalam meminimalisir banjir di sekitar Pasar Induk Gedebage,” ujar Dansub***