Lembang, sekilasbandungraya.com – Bertempat di Kp. Pasirwangi Desa Gudang Kahuripan, Lembang, Kab. Bandung Barat Satgas Sektor 22 Citarum Harum Sub 08 terus maksimalkan limbah Kotoran Hewan (Kohe) agar dapat menjadi Pupuk Kompos. Rabu 14 Februari 2024.
Kompos yang sudah mengering mulai di olah kembali seperti yang terlihat dilokasi, Satgas lakukan pengayakan dengan tujuan agar ukuran kompos yang dihasilkan seragam atau untuk mendapatkan ukuran mesh sesuai dengan yang diinginkan.
Karena jika tidak dilakukan proses pengayakan, maka kompos yang dihasilkan ukurannya masih beragam, ada yang ukuran kecil dan ada pula yang ukuran masih besar.
Hal yang perlu di ketahui proses pengelolaan dan pengolahan Kotoran Hewan tersebut Satgas Sektor 22 Citarum Harum memiliki tujuan mengurangi pencemaran yang di hasilkan dari limbah Kotoran Hewan di wilayah Lembang.
Saat ditemui di lokasi, Serma Dodi Candra selaku Komandan Sub 08 mengatakan, pengolahan kotoran hewan yang kami lakukan tentunya bertujuan untuk mengedukasi warga, agar dapat memanfaatkan kotoran hewan supaya di olah menjadi kompos.
“Mengingat di wilayah kerja kami banyak peternakan sapi, sehingga kotoran sapi bisa di katakan cukup banyak, dan hal tersebut jika tidak di kelola dengan baik, apalagi di buang ke sungai atau lainnya maka akan menyebabkan pencemaran dan bau yang tidak sedap,” jelas Dodi.
Lebih lanjut di katakan Serma Dodi, seperti yang kami lakukan pada hari ini, usai kami lakukan tahap demi tahap pengomposan, maka kami perlu melakukan proses pengayakan dimana proses ini agar kompos yang dihasilkan seragam.
“Artinya, kami mengajarkan kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan limbah kotoran hewan, selain untuk penghasilan tambahan juga baik untuk penghematan biaya pupuk pada tanaman yang di garap warga, tentunya kami juga ingatkan agar tetap menjaga kebersihan lingkungan terlebih pada daerah aliran sungai,” tandasnya.
