Kab Bandung, Sekilasbandungraya.com – Dalam rangka percepatan memfungsikan kembali Sungai Citarum lama, Sektor 7 Citarum Harum bersama unsur pentahelix laksanakan peninjauan lokasi Oxbow Rancamanyar, dalam rangka Revitalisasi Oxbow Rancamanyar T.A 2023. Rabu (12/07/23).
Terpantau hadir Dansektor 7 Citarum Harum, BBWS Citarum, Danramil Ciparay, Danramil Dayeuhkolot, Kapolsek Baleendah, Kepala BPN Kab. Bandung, LH Kab. Bandung, Camat Baleendah, Camat Dayeuhkolot, Camat Margahayu, Kepala Desa Rancamanyar, Kepala Desa Cangkuang Wetan, Kepala Desa Sukamenak, Karang Taruna Rancamanyar, Tokoh Masyarakat, Para Komandan Sub dan Staf Posko serta Anggota Sektor 7 Citarum Harum.
Giat diawali Breafing dipimpin langsung oleh Komandan Sektor 7 Citarum Harum Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat, S.Pd., M.Si, menyampaikan kisi-kisi pelaksanaan peninjauan, diharapkan dengan peninjauan Oxbow Rancamanyar, rencana revitalisasi Oxbow dapat segera dilaksanakan dengan menempuh tahapan serta aturan yang berlaku.
Giat dilanjutkan dengan penyusuran sungai Citarum lama sepanjang 2,8 Km bersama seluruh stakeholder, dari mulai outlite sampai dengan inlite, laksanakan peninjauan patok-patok yang menjadi batas oxbow Rancamanyar dengan pemukiman warga.
Usai peninjauan Kolonel Caj (K) Nurjamah Suat menyampaikan, kami unsur pentahelik dari BBWS, BPN, para Kepala Desa, para Camat, dan dari sidang telah melaksanakan peninjauan pelaksanaan kegiatan oxbow Tahun anggaran 2023 mulai dari inlet sampai outlet sepanjang 2.8 Km.
“Kami sebagai Sektor 7 Citarum Harum akan mendukung semua kegiatan yang di programkan oleh pemerintah dan akan mendukung untuk pelaksanaan Citarum Harum sesuai dengan Peraturan Presiden No. 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum,” jelasnya.
Dansektor berharap, mudah-mudahan citarum harum tetap bersih untuk kesejahteraan masyarakat, dan kedepan setelah ini kami akan melakukan pendataan ulang bersama dinas terkait guna memverifikasi keabsahan penggunaan lahan yang ditempati warga.
Sementara untuk giat sosialisasi kepada masyarakat kami meminta bantuan kepada para Kepada Desa untuk memberi pengertian kepada warga pada saat pendataan guna mensukseskan revitalisasi oxbow, dan kami mohon kepada warga masyarakat untuk memahaminya, kami yakin masyarakat sudah sangat mengerti, mana lahan pemerintah mana lahan pribadi, mengingat oxbow ini nantinya akan membantu sebagai pemecah apabila terjadi banjir besar, sehingga tidak ada lagi banjir.
Masih dilokasi yang sama PPK OPSDA 2 BBWS Citarum Leni Sukma Prihandani, ST.,MPSDA, meneruskan, untuk program revitalisasi Oxbow di Citarum sudah dikerjakan oleh BBWS Citarum di Tahun 2023, dari 16 Oxbow yang merupakan aset dari BBWS Citarum BPUPR rencananya memang kita lakukan revitalisasi dalam rangka penjagaan banjir juga mengamankan aset BUMN dan untuk mendukung kegiatan Citarum Harum yang tahun ini rencananya akan di laksanakan di 1 titik Oxbow yaitu di Rancamanyar.
“Jadi di Rancamanyar sepanjang 2.8 Km ini rencananya akan di revitalisasi sehingga bisa mengurangi banjir yang terjadi di setiap tahunnya, juga tertatanya area Oxbow sebagaimana mestinya sesuai dengan nilai-nilai ekologi juga dengan nilai humanis”. terang Leni.
Oleh karna itu, lanjut Leni, kita secara pentahelik bekerja sama dengan Citarum Harum, juga dengan Pemda dan juga BPN untuk melaksanakan ini, harapan kami tahun ini bisa di laksanakan dan akan berkelanjutan di Oxbow-oxbow berikutnya.
Sementara menurut Hendra Sigi Irawan, S.Sos menambahkan, untuk BPN sendiri dalam Oxbow ini tentunya kita mendampingi BBWS dan Satgas dalam penataan, pemetaan lahan yang menjadi aset BBWS itu sendiri.
“Mudah-mudahan langkah ini yang di mulai tahun ini untuk 1 oxbow bisa berlanjut,” tandas Hendra yang menjabat selaku Fungsional Umum BPN Kab. Bandung.
