Kab Bandung, Sekilasbandungraya.com – Sampah yang menjadi masalah klasik di setiap daerah tentunya mendorong semua unsur dan element untuk terus bisa menuntaskan sampah di wilayahnya masing-masing.
Salah satunya di Desa Cangkuang Wetan, Dayeuhkolot, Kab. Bandung, salah satu wilayah percontohan pengolahan sampah dengan menghadirkan Mesin Olah Runtah (MOTAH-1) Siliwangi.
Dapat diketahui Motah dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam sistem pembakarannya, Motah juga mampu membakar 10 ton sampah dalam satu hari, bahkan abunya pun berdasarkan hasil penelitian dapat menjadi campuran pupuk dan menyuburkan tanaman.
Motah hadir berkat kolaborasi, solusi, inovasi kerja sama antara Kodam III/Siliwangi, Satgas Citarum Harum, Pelaku Usaha dan Unsur Kewilayahan guna memberikan solusi penuntasan permasalahan sampah.
Mengingat Motah berada di wilayah kerja Sektor 7 Citarum Harum, mengharuskan Komandan Sektor 7 Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat, S.Pd.,M.Si terus melakukan pengecekan terkait kemajuan dari pengeloaan sampah yang ada di Cangkuang Wetan.
Pada kesempatannya Kolonel Caj (K) Nurjanah Suat mejelaskan, selama ini permasalahan sampah sangat melekat dengan masyarakat dan bagaimana cara mengatasi permasalahannya.
“Dengan hadirnya Motah semoga inisiator ini, niat baik kami menjadi jalan salah satu untuk mengatasi masalah sampah di wilayah daerah maupun kedepannya di seluruh Indonesia,” ujar Nurjanah Suat saat di konfirmasi, Jum’at (16/06/23).
Lebih lanjut dikatakannya kembali, adanya alat ini bisa membantu masyarakat mengatasi sampah di desa-desa. Dengan hadirnya Motah kami harap dapat mengupayakan sampah ini habis di desa masing-masing.
“Motah yang ada di Desa Cangkuang Wetan tentunya di jadikan sebagai percontohan dari sistem pengolahan sampah dan semoga saja bisa meminimalisir bahkan sampai kepada penuntasan total terkait permasalahan sampah di wilayah atau desa-desa,” tandasnya.
