Anton Charliyan : Saatnya Golongan Nasionalis bersatu Bangkit Lawan Khilafah

Berita487 Dilihat

Bandung, Sekilasbandungraya.com – Pada tgl 17 Agustus tahun 2022 adalah Peringatan Upacara khusus yang bertempat di Monument Juang Bandung yang dilakukan oleh Koalisi Rakyat Bersatu yg dikoordinir Comunitas SAMMARI ( Solidaritas Aksi Masyarakat Militan Anti Radikalisme dan Intoleran ) berkumpul 109 Comunitas yg terdiri dari LSM , ormas Paguyuban seni budaya, kelompok Etnis, FKUB. Akademisi dll.

Hal yang istimewa dilakukan oleh kelompok tersebut yakni mereka sengaja mengadakan upacara sekaligus melakukan deklarasi Untuk menjaga NKRI, dimana saat ini khususnya untuk nelawan faham Khilafah dan NII, yang akhir2 ini sering mendeklarasikan diri untuk menegakan Faham tersebut di bumi pertiwi ini.

Bertindak selaku Pembina Upacara Mantan Kapolda Jabar Anton Charliyan yang saat ini lebih dikenal sebagai Abah Anton, dalam sambutannya Anton mengatakan bahwa dengan dilakukanya upacara saat ini menunjukan bahwa kaum Nasionalis masih ada.

“Masih Militan dan Sangat banyak, menolak dengan tegas faham2 yg ingin merongrong NKRI seperti : Sosialis, komunis, liberalis, terutama faham Khilafah dan NII, justru Disaat inilah dihari Kemerdekaan yg ke 77 akan dijadikan moment utk bangkit melawan Faham NII da Khilafah tsb sampai titik Darah terakhir”. Ucapnya.

Dijelaskannya kembali, dalam kesempatan upacara tersebut Ketua SAMMARI Budi Hermansyah selaku pembaca deklarasi yang isinya menyatakan ; Bahwa Rakyat Jabar yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bersatu SAMMARI siap melawan segala bentuk intoleran dan radikal, serta mendesak Pemda Jabar dan Pemuda di seluruh Indonesia untuk membuat Perda anti Intoleran dan Radikalisme.

Upacara yang dikuti kurang lebih 1500 peserta, dilanjutkan dangan oawai akbar kendaraan, merah putih berjumlah sekitar 1000 kendaraan keliling2 kota Bandung”. Jelasnya.

Ia pun mengatakan, kali ini mengusung tema Selamatkan Indonesia !!! Kami kaum Nasionalis masih ada, banyak, militan dan Tidak tidur. Dengan Motto : Pancasila Yes – Khilafah No.

“Indonesia Bangkit Indonesia Tangguh… Sebelum Upacara Berlangsung, diadakan Pula acara Gelar Budaya yang cukup apik dg Menampilkan, Pembacaan Puisi2 Perjuangan, seni Barongsay, Tari Jaipong, Tari Ketuk Tilu, Pencak Silat Panglipur, Debus pimp Wa Deden dan ditutup dg Kabaret Sepatu Roda. Pelaksanaan Upacara berlangsung Khidmat dan penuh Semangat”. Tutup Anton Charliyan.