Uu Ruzhanul Ulum; Siswa Lebih Konsen Belajar Jika dilaksanakan PTM Di Sekolah

Berita569 Dilihat

Kab Kuningan, Sekilasbandungraya.com – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menjadi pembina upacara dan meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di SMA Negeri 1 Cilimus, Kabupaten Kuningan, Senin (10/1/2022).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan PTM 100 persen berjalan optimal dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. Selain itu, Pak Uu –sapaan Uu Ruzhanul– mendengarkan cerita para siswa soal belajar tatap muka.

Menurut Pak Uu, para siswa sangat antusias melaksanakan PTM. “Saya bertanya pada siswa, mereka begitu semringah dan bahagia. Bahkan, beberapa siswa mengungkapkan bahwa mereka lebih mengerti belajar _offline_ daripada _online_,” kata Pak Uu.

Baca Juga  Gubernur Ridwan Kamil Lepas 550 Calon Mahasiswa Al-Azhar Mesir Pesannya: "Jaga nama baik Jawa Barat"

“Dengan hadir langsung, kegembiraan mereka yang cerita itu menunjukkan kerinduan mereka akan sekolah proses belajar mengajar secara langsung,” imbuhnya.

Pak Uu mengatakan, siswa akan lebih berkonsentrasi belajar jika dilaksanakan secara tatap muka di sekolah dengan kondisi yang lebih mendukung proses belajar mengajar.

“Mungkin siswa juga merasakan dengan melihat guru di handphone, kemudian suasananya tidak mendukung karena tidak di dalam kelas, mungkin konsentrasinya tidak 100 persen. Tapi kalau di kelas kan gurunya kelihatan, suasananya mendukung (untuk belajar),” ucapnya.

Baca Juga  Tekankan Booster, Yana: Jika Kita Turun ke PPKM Level 2, Semua Kena Rugi

Supaya PTM berjalan optimal dan bebas dari penularan COVID-19, Pak Uu meminta para siswa, guru, kepala sekolah, sampai tenaga kependidikan, untuk menerapkan prokes dengan ketat secara mandiri.

“Kalau masalah protokol kesehatan, itu harus menjadi sebuah kepribadian,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Pak Uu juga mengajak para siswa untuk mulai menumbuhkan jiwa kemandirian dan minta berwirausaha.

“Jangan sampai siswa ini memiliki pandangan sekolah sama dengan ijazah, kemudian pekerjaan identik mengandalkan ijazah, sehingga hanya ijazah yang dituju,” kata Pak Uu.

Baca Juga  Menkop UKM RI dan Wabup Garut Apresiasi Penyelenggaraan PHRI Garut Wisata Explore 2023

“Disamping pendidikan harus dikejar, tetapi jiwa (berwirausaha) itu yang harus ditanamkan. Maka saya berharap kepada para guru harus menanamkan jiwa-jiwa kemandirian itu,” imbuhnya.

Sumber : Humas/Diskominfo Jabar